Menu

Mode Gelap

Artikel WIB ·

10 Manfaat dan Efek Samping dari Lidah Buaya


 10 Manfaat dan Efek Samping dari Lidah Buaya Perbesar

Manfaat lidah buaya untuk kesehatan dan kecantikan. Tak heran mengapa tanaman yang juga dikenal sebagai lidah buaya ini telah digunakan untuk mengobati berbagai kondisi kesehatan, mulai dari penyakit kulit hingga sembelit. Salah satu manfaat lidah buaya yang paling populer baru-baru ini adalah hidrasi kulit. Buktinya, banyak produk cantik yang membuat lidah buaya digunakan untuk merawat kulit. Selain itu, banyak sekali manfaat lidah buaya untuk kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.

Manfaat Lidah Buaya

Berikut manfaat lidah buaya atau aloe vera untuk kesehatan Anda:

1. Menenangkan kulit

Menerapkan lidah buaya ke kulit dapat membantu menyembuhkan kulit kering. Hal ini karena lidah buaya mengandung mineral, enzim, antioksidan, vitamin A, C dan E yang baik untuk membuat lapisan kulit menjadi kuat sehingga dapat membuat kulit lebih terhidrasi.

2. Menghilangkan jerawat

Studi menunjukkan bahwa mengoleskan gel lidah buaya pagi dan malam, bersama dengan obat jerawat yang diresepkan, dapat mengurangi jerawat hingga 35%. Manfaat lidah buaya untuk pengobatan jerawat bisa didapat dari kandungan asam salisilat dan senyawa antiseptik lainnya yang dapat membantu membunuh bakteri penyebab jerawat.

BACA JUGA :

3. Riasan putih

Bagi mereka yang memiliki kulit sensitif, lidah buaya dapat digunakan sebagai bahan non-iritasi untuk riasan bersih. Dengan tekstur gelnya, lidah buaya dapat melarutkan riasan sekaligus melembutkan kulit.

4. Mengatasi mata bengkak

Meski diperlukan penelitian lebih lanjut, mengoleskan lidah buaya ke area di bawah mata dipercaya dapat membantu mengobati mata yang alergi. Hal ini diyakini karena lidah buaya memiliki kemampuan untuk meningkatkan aliran darah, sehingga dapat melembutkan pergerakan cairan.

5. Mempercepat penyembuhan luka

Banyak penelitian menunjukkan bahwa mengoleskan gel atau krim lidah buaya ke kulit dapat mempercepat proses penyembuhan luka bakar derajat ringan (derajat 1 dan 2). Bahkan, sebuah penelitian menemukan bahwa lidah buaya lebih efektif dibandingkan salep yang biasa diresepkan untuk luka bakar ringan.

RESEP MASAKAN : 

6. Mengurangi gatal dan ruam kronis

Beberapa penyakit kronis akibat peradangan bisa membuat kulit dan mulut terasa gatal. Ini dapat mengganggu makan, minum, dan kenyamanan umum.

Menurut penelitian, menggunakan obat kumur dengan gel lidah buaya 3 kali sehari selama 3 bulan dapat membantu mengurangi rasa gatal dan ruam pada mulut. Khasiat yang sama juga bisa didapatkan jika gel lidah buaya dioleskan sebanyak 2 kali sehari selama 2 bulan pada kulit.

7. Memulihkan cold sore

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa krim yang mengandung ekstrak lidah buaya dapat mempercepat proses penyembuhan cold sores atau luka yang disebabkan oleh virus herpes simpleks. Selain air, manfaat ini bisa didapat karena lidah buaya memiliki sifat anti virus untuk membantu melawan virus.

8. Mengatasi Psoriasis

Menerapkan krim lidah buaya juga dikatakan dapat mengurangi masalah kulit yang berhubungan dengan psoriasis. Faktanya, krim lidah buaya dianggap lebih efektif daripada triamcinolone yang biasa diresepkan untuk psoriasis. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

9. Menurunkan kadar gula darah

Lidah buaya dapat digunakan untuk mengobati diabetes, karena penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi lidah buaya setiap hari dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

Namun, penggunaannya harus hati-hati karena jika dikonsumsi bersamaan dengan obat diabetes, kadar gula dalam darah bisa turun drastis dan mempengaruhi kesehatan.

10. Melancarkan BAB

Manfaat lidah buaya yang terakhir ini memang sudah diketahui banyak orang. Lateks dan gel lidah buaya diketahui beracun. Namun, penggunaannya harus hati-hati karena juga dapat menimbulkan efek samping berupa diare.

Efek Samping

Meski menawarkan banyak manfaat, ada efek samping yang bisa timbul dari penggunaan lidah buaya. Pada kulit, misalnya, reaksi alergi mungkin terjadi saat mengoleskan lidah buaya. Reaksi alergi ini biasa terjadi pada orang yang juga alergi terhadap bawang putih, bawang merah, dan tulip.

Menelan lateks lidah buaya dalam jumlah besar juga dapat menyebabkan sakit perut dan iritasi. Padahal, dalam jangka panjang bisa menyebabkan diare, obesitas, gangguan ginjal, kelemahan fisik, kencing darah, gangguan jantung.

Karena itu, jangan gunakan gel lidah buaya atau produk lateks tanpa perawatan. Disarankan untuk membaca informasi pada kemasan untuk menghindari efek samping lainnya.

Kelompok orang yang tidak boleh mengonsumsi gel lidah buaya atau lateks antara lain:

  • Wanita hamil, karena meningkatkan risiko keguguran dan kerusakan pada janin
  • Anak-anak di bawah usia 12 tahun, karena berisiko menyebabkan sakit perut, iritasi atau diare
  • Pasien akan menjalani operasi dalam 2 minggu ke depan, karena risiko gangguan gula darah selama dan setelah prosedur.
  • Penderita wasir, gagal ginjal, atau radang usus, karena bisa memperburuk kondisi tersebut.

Lidah buaya dapat memberikan banyak manfaat kesehatan dan kecantikan. Untuk penggunaan luar, lidah buaya umumnya baik. Namun, waspadai risiko alergi dan pastikan produk yang Anda gunakan sudah disetujui BPOM. Perlu kehati-hatian jika ingin menggunakan lidah buaya sebagai pengobatan alternatif atau penunjang tambahan selain obat resep. Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat herbal atau pengobatan apa pun yang mengandung lidah buaya.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis